Kamis, 05 Juni 2014

DAFTAR ISI

IBU
Download aplikasi belajar Tajwid Al-Quran (klik disini)
sejarah perpustakaan
belajar membaca AL-QUR'AN
WASPADAI GAMES PENGHINA ISLAM  
MENDOWNLOAD YOUTUBE
Indonesia Kuat 

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, yaitu:
  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.
  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.
  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Obat_herbal 

Sabtu, 26 April 2014

sejarah perpustakaan

Sejarah Sebelum Masehi

Sejarah Perpustakaan tidak terlepas dengan yang biasa kita sebut tulisan, pada 2500 SM, di Mesir ditemukan sebuah tulisan berupa papyrus yang dibuat dari sejenis rumput yang tumbuh di sepanjang sungai NilPapyrus merupakan rumput yang dihaluskan dengan cara ditumbuk lalu diratakan, kemudian dikeringkan dan digunakan untuk menulis dengan menggunakan pahatan dan tinta.  Bermula dari papyrus kita bisa mengenal istilah paper, papiere, papiros, yang kesemuanya itu berarti kertas. Mulajni A. Nurhadi, menulis bahwa kebudayaan perpustakaan telah dirinti pada zaman kejayaan Arab oleh orang-orang Arab yang pada zaman itu telah mempunyai peradaban yang sangat tinggi.  Pada tahun 3.750 SM telah terdapat pahatan-pahatan berupa ukiran lambang informasi ke dinding-dinding bangunan, monumen, dan tempat-tempat peringatan untuk menunjukkan keagungan raja-raja pada masa terdahulu.  Papyrus itu sendiri menurut Muljani A. Nurhadi, semenjak 3.200 tahun SM sudah ditemukan tulisan yang disebut papyrus yang terbuat dari dedaunan.

Sejarah Sesudah Masehi

Keberadaan papyrus cukup sentral, karena dari situlah dikembangkannya sehingga berupa kertas di zaman modern.  Bahkan hingga tahun 700-an masehi, papyrus masih dipergunakan sebagai bahan tulisan, sebulum kemudian ditemukan bahwa bahan kulit binatang, dan besi bisa dipergunakan untuk bahan tulisan.ref name="Suwarno">Wiji Suwarno (2010). Pengetahuan Dasar Kepustakaan: SIsi Penting Perpustakaan dan Pustakawan. Bogor:Penerbit Ghalia Indonesia. hlm. 50.</ref> Penjajahan bangsa Romawi, juga memiliki peranan dalam proses penyebaran dunia perpustakaan hingga ke pelosok. Karena, pada awal masehi hampir di setiap ibukota negara jajahan bangsa Romawi terdapat Perpustakaan, seperti Cyprus, Afrika, Yunani, dan Asia Kecil. Adapun Perpustakaan yang didirikan oleh bangsa Romawi, seperti Perpustakaan di Timgad, Afrika Utara yang didirikan karena pengaruh Kerajaan Trajan pada tahun 98-117 Masehi.  Selain itu, Romawi sendiri mendirikan perpustakaan besar yaitu Perpustakaan Ulpian dengan koleksinya berupa karya Yunani dan Latin.
Sumber : .wikipedia.

Kamis, 24 April 2014

ibu


IBU kata itu yang selalu menyayangi anak-anaknya, tuk selama-lamanya.